Rabu, 24 April 2013

Masa Lalu?

Bukankah ketika saya memutuskan untuk memacari seseorang, bukankah di menit itu saya harus berpikir kalau saya akan memiliki penemuan baru yang berbeda dengan pacar masa lalunya. Dan, betapa menguntungkannya kalau dalam perjalanan itu, saya menemukan hal-hal yang saya temui dengan cara saya sendiri, bukan dengan cara orang lain.


Bukankah memacari orang, selain bisa bercumbu, saya juga memiliki tanggung jawab untuk menjalaninya dengan serius tanpa harus melihat ke belakang ? Bahwa informasi itu diperlukan, itu sah-sah saja. Masalahnya, temuan itu didapat pada masa pacaran, bukan menanyakan pengalaman orang lain yang pernah memiliki hubungan dengan pacar saya. Mengapa demikian ? Sebab, bisa saja saya memacari manusia yang sama yang pernah jadi pacar orang lain, tetapi peristiwa yang saya alami dengan manusia yang sama akan menjadi begitu berbeda.


Jadi, perjalanan cinta saya tak perlu utuh dengan informasi lengkap. Saya seharusnya bersyukur menjalani dengan informasi yang hanya sebagian sehingga seperti sebuah perjalanan..
Samuel Mulia

Hal paling melegakan adalah ketika kita mampu berbincang masa lalu menyakitkan menjadi sebuah bahan tertawaan. Segalanya sudah berubah, sudut pandang pun sudah berbeda.

[ Aku tak pernah melupakan rasa itu, sebagaimanapun angin dan hujan selalu mencoba menghapusnya. Aku berusaha mengenang dan tetap mengingat ]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar